Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Via ATM Cepat dan Mudah

Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus wajib membayar pajak setiap tahunnya. Ada berbagai macam jenis pajak yang berlaku di Indonesia dan salah satunya adalah pajak kendaraan bermotor.

Pembayaran pajak kendaraan bisa dilakukan setiap 1 tahun sekali dan 5 tahun sekali. Untuk pajak per 5 tahun sekali adalah pajak kendaraan bermotor sekaligus ganti plat nomor. Metode pembayaran juga ada beberapa cara, mulai dari mendatangi ke kantor samsat hingga melalui online.

Sayangnya, pembayaran pajak kendaraan secara online ini masih jarang diketahui oleh banyak orang. Sehingga kantor samsat selalu ramai oleh orang yang mengantri untuk membayar pajak. Lalu bagaimana caranya membayar pajak melalui online? Simak ulasannya dibawah ini.

Baca Juga :

Cara Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Via ATMCara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Via ATM Cepat dan Mudah

Peraturan pajak kendaraan bermotor ini sudah diatur dalam 288 UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Jadi anda harus wajib membayar pajak kendaraan bagi yang memiliki kendaraan. Kalu tidak, bisa-bisa anda ditilang polisi saat asyik berkendara di jalan raya.

Saat ini baru ada 5 Samsat provinsi yang menyediakan layanan pembayaran pajak secara online yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Aceh. Untuk daerah lainnya, pembayaran pajak dilakukan melalui kantor samsat setempat.

Perlu diketahui juga, pembayaran pajak kendaraan hanya bisa untuk pembayaran pajak STNK setiap tahun. Tidak bisa digunakan untuk pembayaran STNK setiap 5 tahunan. Pembayaran pajak online bisa dilakukan melalui 2 cara yaitu melalui ATM dan E-Samsat.

Persyaratan Bayar Pajak Via ATM

Agar bisa menggunakan ATM untuk layanan pembayaran pajak, anda harus memiliki beberapa persyaratan yang sudah ditetapkan, yaitu :

  • Memiliki rekening bank yang bersangkutan.
  • Nomor kendaraan tidak dalam keadaan diblokir.
  • Hanya berlaku untuk pembayaran PKB (per tahun).
  • Tidak berlaku untuk perpanjangan STNK per 5 tahun (ganti plat nomor).
  • Bisa bayar pajak 6 bulan sebelum jatuh tempo.
  • Kendaraan atas nama perorangan bukan perusahaan.
  • Memiliki nomor telepon yang aktif.

Prosedur Bayar Pajak Kendaraan Via ATM

Sebelum pergi ke mesin ATM, pastikan anda hafal dengan nomor polisi kendaraan yang akan dibayar pajaknya. Jika lupa, anda bisa melihatnya di STNK kendaraan anda. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Datang ke mesin ATM yang bersangkutan kecuali mesin ATM Link yang merupakan bank bersama.
  • Masukan kartu ATM
  • Masukan PIN ATM
  • Pilih bahasa
  • Pada menu utama pilih Menu Lain > Pembayaran > PKB/STNK > Esamsat
  • Masukan nomor polisi kendaraan. Catatan, untuk melihat kode wilayah pilih Menu Lain > Pembayaran > PKB/STNK > Nopol
  • Masukan kode alfabet. Maksudnya adalah masukan kode sesuai dengan digit huruf di plat nomor kendaraan. Misalnya, B 1234 CRT, kode alfabetnya adalah CRT. Sesuaikan huruf tersebut dengan deretan alfabet. Untuk lebih mudahnya, perhatikan tabel berikut.
    A = 01 K = 11 U = 21
    B = 02 L = 12 W = 23
    C = 03 M = 13 X = 24
    D = 04 N = 14 Y = 25
    E = 05 O = 15 Z = 26
    F = 06 P = 16
    G = 07 Q = 17
    H = 08 R = 18
    I = 09 S = 19
    J = 10 T = 20

    Jadi, untuk plat nomor B 1234 CRT, maka kode alfabetnya adalah:
    C = 03, R = 18, T = 20, = 031820

  • Layar akan menampilkan rincian informasi terkait kendaraan dan beban pajak. Pilih Bayar.
  • Simpan struk pembayaran sebagai tanda bukti pembayaran pajak kendaraan yang sah.

Dengan membayar pajak melalui atm, anda tidak perlu mengangtri di kantor samsat. Bayarlah pajak sebelum jatuh tempo, dengan begitu anda menjadi warga yang bijak.

Demikian ulasan yang bisa kami berikan. Semoga dapat menjadi referensi dan membantu anda yang ingin membayar pajak melalui atm. Terima kasih.

error: Content is protected !!